Perlunya Beragam Olahan Lele


Mengonsumsi lele tidak hanya dalam bentuk goreng atau bakar, tapi juga olahan seperti abon, keripik, kerupuk, fillet, lele asap, nuget, bakso, siomay, dan otak-otak.

Tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia sangat rendah hanya 30,2 kg per kapita per tahun. Angka tersebut masih di bawah batas angka minimal Pola Pangan Harapan (PPH) yang sekitar 31,4 kg. Padahal negara tetangga seperti Malaysia mengklaim konsumsinya 50 kg per kapita per tahun.

Variasi olahan ikan, termasuk lele, merupakan salah satu cara meningkatkan konsumsi ikan. Sekarang ini, makan  lele tidak hanya bentuk goreng atau bakar, sudah banyak bentuk olahan seperti abon, keripik, kerupuk, fillet, dan lele asap. Selain itu telah pula ada restoran yang menyediakan variasi menu lele seperti fillet dan  lele saos padang.

Apalagi sekarang ini semakin ngetren kepedulian konsumen terhadap apa yang dimakan, dari mana asalnya dan bagaimana prosesnya. “Masyarakat kita makin maju, maka tren untuk pengolahan makin meningkat. Karena tingkat konsumsi di luar rumah tangga juga meningkat,” kata Sadullah Muhdi, Direktur Pemasaran Dalam Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Harganya Terjangkau

Semakin banyak varian olahan lele diharapkan dapat menggenjot konsumsi lele. MenurutAnang Hermanta, Direktur Pemasaran PT Sinta Prima Feedmill, produsen pakan ikan di Jakarta, olahan-olahan baru dan cara penyajian yang menarik akan bisa menarik minat konsumen untuk menyantap lele, baik olahan maupun menu makan, misalnya pecel lele, pecak lele, dan mangut lele.

Lebih lanjut mengenai liputan ini baca di Tabloid AGRINA versi Cetak volume 6 Edisi No. 128 yang terbit pada Rabu, 12 Mei 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s